TINDAK, Tasikmalaya Utara- Cita cita pemerintah dalam mengentaskan pendidikan nasional terus dipacu dengan mendirikan lembaga pendidikan formal, non formal, informal dan lembaga keagamaan, bahkan sekarang terus melakukan merenovasi dan membangun kembali RKB di sekolah sekolah yang sudah rusak. Hal ini sebagai perwujudan dari amanat konstitusi dalam memajukan dan meningkatkan pendidikan yang unggul dan berkualitas.
Meski SMAN 1 Pagerageung ini baru dalam tahap proses pembangunan infrastruktur gedung baru yang berlokasi di Cirogoh, Desa Sukadana, namun untuk kegiatan belajar mengajar sudah mulai dilaksanakan, dimana untuk sementara para siswa-siswi dan tenaga pengajar menempati dulu bangunan Madrasah Al Muawanah di Cijeruk, Pagerageung Kulon.
Saat media TINDAK mengunjungi tempat kegiatan belajar ditempat sementara yang sangat sederhana itu, tercatat sudah ada 81 Siswa Siswi baru yang terdaptar sebagai murid baru di kelas X SMAN 1 Pagerageung. Dimana keberadaan mereka tercatat dalam lembaran sejarah pendidikan di Pagerageung sebagai siswa siswi pelopor pertama di SMAN 1 Pagerageung.
Karena baru didirikan dan belum memiliki gedung untuk ruang belajar, sampai saat ini masih menempati gedung madrasah. Sementara ruang kantor masih terlihat belum tertata rapi, karena sangat sempit dan terbatas. Namun kelihatannya para guru dan siswa siswi sangat bersemangat dalam menjalankan KBM meski dalam keadaan yang sangat terbatas.
"Kami belum menerima dana BOS karena baru berdiri, paling nanti di tahun 2027. Sekarang disini sangat membutuhkan pemenuhan tenaga pengajar karena masih kurang, agar maksimal dalam menjalankan aktivitas KBM," Kata Kepala Sekolah SMAN 1 Pagerageung, Yanyan Duryana,.MPD, saat ditemui di kantornya.
Sementara jumlah guru baru ada 5 orang, diantaranya tiga orang guru sudah tercatat sebagai P3K. Tiga ruang belajar, 1 ruang kantor guru dan 1 ruang kantor Kepala Sekolah.
Perlahan tapi pasti kini SMAN 1 Pagerageung merangkak menjalani proses untuk sebuah institusi pendidikan yang akan menjadi kebanggaan generasi penerus dan warga masyarakat di Tasikmalaya Utara.
Ditengah penggodokan RUU Program Sisdiknas sebagai revisi besar terhadap UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 untuk sebuah pendidikan yang hebat, maka kehadiran SMAN 1 Pagerageung diharapkan sebagai barometer pendidikan yang sesuai dengan harapan pemerintah. Demi mewujudkan pendidikan bagi anak bangsa yang berkualitas, berkeadilan dan berkelanjutan***DAD



