-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Halaman

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Iklan

OPINI: Ketika Abu Nawas Bersama Temannya Mampir di Proyek Ratusan Juta

Jumat, 03 Juli 2026, Jumat, Juli 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T00:39:09Z

Tindak.Com
Konon, suatu hari Abu Nawas diajak temannya melihat sebuah proyek yang dibangun dengan uang rakyat. Dari kejauhan bangunannya tampak megah, tetapi Abunawas justru sibuk mencari papan informasi proyek.

"Sedang apa?" tanya seseorang Warga kampung,.

"Aku mencari nama proyeknya. Jangan-jangan proyek ini sedang bermain petak umpet dengan masyarakat," jawab Abu Nawas sambil tersenyum.

Ia pun melangkah ke lokasi. Di sana terdengar perdebatan temannya tentang kualitas pasir. Ada yang mengatakan pasirnya kurang layak, ada pula yang mengaku satu truk sudah ditolak. Abu Nawas mengangguk pelan.

"Kalau pasir saja masih diperdebatkan, berarti yang harus diperiksa bukan hanya pasirnya, tetapi juga bagaimana pengawasannya," gumam abunawas.,

Tak lama kemudian, Abu Nawas bertanya tentang sistem pekerjaan. Satu orang menjelaskan begini, yang lain menjawab begitu. Ada yang menyebut HOK, ada yang berbicara soal upah, ada pula yang mengatakan pekerjaan dilakukan secara swadaya.

Abu Nawas tersenyum lagi.

"Kalau jawaban berbeda-beda, berarti yang paling sibuk bekerja hari ini adalah tanda tanya."

Ia kemudian menghadap seorang hakim dan berkata, "Wahai Tuan Hakim, aku tidak datang membawa vonis. Aku hanya membawa pertanyaan. Bukankah uang negara harus dipertanggungjawabkan dengan jelas? Bukankah proyek yang baik tidak takut diperiksa?"

Sang hakim mengangguk.

"Kalau semuanya sudah sesuai aturan, pemeriksaan justru akan membersihkan nama semua pihak. Tetapi jika ada yang menyimpang, biarlah hukum yang berbicara."

Abu Nawas pun meninggalkan lokasi sambil berpesan, "Jangan biarkan papan informasi menghilang, jangan biarkan spesifikasi berubah menjadi cerita, dan jangan biarkan uang rakyat kehilangan jejaknya. Sebab dalam setiap rupiah yang dibelanjakan, ada amanah masyarakat yang harus dijaga."

Begitulah kisah Abu Nawas. Ia tidak pernah terburu-buru menuduh, tetapi juga tidak pernah lelah mengingatkan bahwa transparansi adalah sahabat kejujuran, sedangkan pemeriksaan adalah jalan untuk menemukan Kebenaran. 
Bersambung ! 

Penulis 
M.S.Mattoreang
Komentar

Tampilkan

  • OPINI: Ketika Abu Nawas Bersama Temannya Mampir di Proyek Ratusan Juta
  • 0

Terkini