SINJAI, Tindak.com – Bursa Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kembali bertambah. Musliati, S.Pd resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa PAW di Sekretariat Panitia Pemilihan, Selasa 30 Juni 2026.
Momentum pendaftaran tersebut berlangsung penuh makna. Musliati datang didampingi langsung oleh kedua orang tuanya sebagai bentuk restu dan dukungan moril untuk mengawali langkah pengabdiannya kepada masyarakat.
Di ruang Sekretariat Panitia, berkas pencalonan Musliati diterima langsung oleh Ketua Panitia, Ikramullah, bersama anggota panitia sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang telah ditetapkan.
Usai menyerahkan dokumen pendaftaran, Musliati mengungkapkan bahwa keputusannya maju dalam kontestasi Pilkades PAW bukan semata-mata karena keinginan pribadi, melainkan lahir dari niat tulus untuk mengabdikan diri serta dorongan dan doa dari kedua orang tua maupun keluarga besarnya.
"Keikutsertaan dalam Pilkades PAW ini berangkat dari niat yang tulus dan ikhlas untuk mengabdi kepada masyarakat. Restu kedua orang tua dan dukungan keluarga menjadi kekuatan terbesar bagi saya untuk melangkah," ujar Musliati.
Menurutnya, Desa Samaturue memiliki sumber daya dan potensi yang besar untuk berkembang. Namun, potensi tersebut memerlukan kepemimpinan yang mampu menghadirkan inovasi, bekerja secara profesional, serta membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
"Saya melihat Samaturue memiliki banyak potensi yang belum dimaksimalkan. Dengan kerja sama seluruh masyarakat, saya yakin desa ini dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," katanya.
Musliati juga menegaskan bahwa statusnya sebagai seorang perempuan bukanlah penghalang untuk mengemban amanah sebagai kepala desa.
Baginya, kepemimpinan tidak diukur dari jenis kelamin, melainkan dari integritas, kemampuan, kejujuran, serta kemauan untuk bekerja dan melayani masyarakat.
"Walaupun saya seorang perempuan, saya memiliki komitmen yang kuat. Jika diberikan amanah oleh masyarakat, saya siap menjadi pelayan masyarakat dan menghadirkan perubahan yang positif bagi Desa Samaturue."
Ia menambahkan, jabatan kepala desa bukan sekadar posisi kepemimpinan, tetapi merupakan amanah untuk melayani masyarakat dengan hati yang tulus, mendengar aspirasi warga, dan memastikan pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat ,pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan PAW Desa Samaturue, Ikramullah, mengatakan hingga Selasa siang telah ada tiga bakal calon yang resmi mendaftarkan diri.
"Hingga siang ini sudah ada tiga bakal calon yang mendaftar, yakni Sainal Alam, Amran, dan Musliati, S.Pd. Pendaftaran masih kami buka hingga pukul 23.59 WITA sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Setelah melewati batas waktu tersebut, pendaftaran resmi ditutup," jelasnya.
Ikramullah
menambahkan, setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melaksanakan penelitian dan verifikasi administrasi terhadap seluruh dokumen bakal calon untuk memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi.
Tahapan verifikasi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 1–9 Juli 2026, dilanjutkan dengan pengumuman hasil penelitian kelengkapan berkas pada 13–14 Juli 2026, serta pengesahan calon melalui Musyawarah Desa (Musdes) pada 15–17 Juli 2026.
Panitia berharap seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Desa Samaturue dapat berlangsung tertib, transparan, objektif, serta menjunjung tinggi prinsip demokrasi, sehingga melahirkan pemimpin yang benar-benar mampu mengemban amanah masyarakat dan membawa Desa Samaturue menuju masa depan yang lebih maju.
Editor: Redaksi
Reporter: M.S. Mattoreang