SINJAI Tindak .Com- Aparat gabungan TNI-Polri melakukan langkah antisipatif menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar sopir dan pengusaha armada di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Sinjai Selatan AKP Anwar bersama Danramil 1424-05 Sinjai Selatan Kapten Inf Alimuddin turun langsung memantau perkembangan situasi di lapangan. Keduanya memimpin penjagaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap rencana operasional PT Madina Trans yang akan membuka rute baru Makassar–Morowali dengan melintasi Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba hingga Sinjai.
Sejumlah pengusaha armada lokal menilai pembukaan rute tersebut berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha kecil dan menengah di sektor transportasi yang telah lama beroperasi di wilayah itu.
Mereka khawatir persaingan usaha menjadi tidak seimbang dan berdampak pada penurunan pendapatan sopir serta pelaku usaha lokal.
AKP Anwar menegaskan, pihaknya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun ia mengingatkan agar aksi tetap dilakukan secara tertib dan sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Kami mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar menjaga ketertiban umum, tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, serta menyampaikan aspirasi secara damai,” ujar Anwar.
Senada dengan itu, Kapten Inf Alimuddin meminta agar seluruh massa tetap berada dalam koridor hukum dan mengutamakan keselamatan bersama selama kegiatan berlangsung.
"Kami menghargai hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat. Namun kami berharap gerakan tetap berjalan sesuai aturan serta mengedepankan keamanan dan keselamatan,” katanya.
Selain melakukan pengamanan, Kapolsek dan Danramil bersama jajaran juga menggelar pertemuan dengan salah satu pengusaha armada di Sinjai Selatan, Sakka Daeng Sirua selaku CEO PT Nurfikar Trans. Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun komunikasi dan menjaga situasi tetap kondusif menjelang aksi.
Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 03.00 Wita hingga selesai dan diperkirakan diikuti ratusan orang dari kalangan sopir serta pengusaha armada dari berbagai Daerah
Aparat gabungan disiagakan untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Pantauan di Lokasi Titik kumpul,Sejumlah massa mulia memadati, kendati situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali.
Penulis:M.S. Mattoreang