Majalengka TINDAK– Suasana meriah sekaligus penuh haru mewarnai kegiatan Pelepasan Peserta Didik dan Kenaikan Tingkat RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA yang digelar di panggung halaman sekolah, Dusun Sukadana, Desa Sukadana. Kecamatan Malausma , Kabupaten, Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi hasil pembelajaran anak selama satu tahun ajaran 2025-2026, melalui berbagai pentas seni yang menampilkan kreativitas dan bakat peserta didik. Selasa (23/06/2026).
Beragam penampilan seni yang dibawakan anak-anak mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan masyarakat yang hadir. Pentas tersebut menjadi bukti perkembangan kemampuan peserta didik yang dibina melalui proses pembelajaran di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Kepala RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA Muhammad Nuraeni Aziz S.PdI dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada peserta didik, khususnya yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI), agar mampu mengembangkan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama belajar di RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA.
“Kami berharap anak-anak dapat mengembangkan kemampuan yang sudah diajarkan di RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA dan memiliki rasa percaya diri ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” Ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi harus terus berlanjut di rumah guna menciptakan kesinambungan antara proses belajar dan pembentukan karakter.
“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan perkembangan anak. Sinergi antara guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan,” Ungkapnya
Lebih lanjut, Muhammad Nuraeni Aziz S.Pd I menjelaskan, bahwa pendidikan anak usia dini memiliki pendekatan berbeda dibandingkan jenjang pendidikan berikutnya. Proses pembelajaran dikemas melalui berbagai permainan edukatif yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman tanpa merasa terbebani.
Metode pembelajaran di RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA juga memanfaatkan potensi lingkungan sekitar sebagai media belajar. Anak-anak dikenalkan pada huruf, lingkungan, dan berbagai konsep dasar melalui permainan yang menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar sekolah.
“Kami memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekitar, seperti tanaman, biji-bijian, dan media alami lainnya sebagai sarana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, pihak sekolah berharap para lulusan RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, berakhlakul karimah, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dan sosial emosional dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pelepasan dan pentas seni RA AN-NAWAWIYAH SUKADANA berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para orang tua serta masyarakat sekitar. Selain menjadi ajang apresiasi terhadap hasil belajar anak, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara sekolah, peserta didik, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak menuju jenjang pendidikan berikutnya. **( Gunawan )

