TINDAK, Kab.Tasikmalaya- Program UPLAND adalah kegiatan strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang berfokus pada pengembangan sistem pertanian terpadu di kawasan dataran tinggi. Bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, dan kemandirian ekonomi, proyek ini didanai oleh lembaga internasional seperti International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Islamic Development Bank (IsDB).
Bermodal semangat juang untuk ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada sektor pertanian, Endang Suhara, Kepala Wilayah Pagerageung Kulon, melakukan upaya dan lobi lobi dengan berbagai relasi termasuk dengan Dinas Pertanian. Dari jerih payah untuk mewujudkan kemajuan dibidang pertanian, akhirnya Endang mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menjalankan Program UPLAND.
"Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah meluncurkan program ini, karena sangat mendukung dalam memajukan usaha tani dan ternak yang ada di pedesaan," Kata Endang Suhara" disela kesibukannya dalam acara peletakan batu pertama untuk mendirikan kandang Sapi.
" Semoga Program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui UPLAND ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses," tutupnya kepada media TINDAK.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai Program UPLAND. Fokus Komoditas: Mengembangkan komoditas pertanian unggulan dari hulu hingga hilir yang berorientasi ekspor, seperti kentang, padi, kopi, lada, hingga peternakan (contoh: Sapi, Domba Batur).Bantuan Langsung: Penyaluran sarana produksi pertanian, fasilitas pembibitan, dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan pompa air.Pengembangan Infrastruktur: Pembangunan dan perbaikan sarana penunjang seperti jalan usaha tani, jaringan irigasi, dan fasilitas pengolahan hasil panen.
Lokasi Pelaksanaan: Program ini menjangkau berbagai wilayah dataran tinggi di Indonesia, termasuk Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Magelang, Purbalingga, Lombok Timur, hingga Gorontalo.Informasi lebih lanjut mengenai area cakupan dan kegiatan operasionalnya dapat dipantau langsung melalui publikasi resmi UPLAND Project Kementerian Pertanian.
Program kegiatan ketahanan pangan berfokus pada empat pilar utama: ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan stabilitas. Kegiatan ini mencakup optimalisasi lahan pekarangan, pengembangan budidaya pertanian, peternakan, dan perikanan, penguatan cadangan pangan melalui lumbung masyarakat, hingga diversifikasi dan pengolahan pangan lokal.
Untuk di Kabupaten Tasikmalaya ada lima Kecamatan yang mendapat program UPLAND, yaitu Pagerageung, Sukahening, Cisayong, Cipatujah, ***DAD/ES



