SINJAI, Tindak.com - Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tellulimpoe mendorong Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru mengaji, khususnya yang belum menerima insentif.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Ketua DPK BKPRMI kecamatan tellulimpoe saat Menyambut Hari Santri Nasional 22 Oktober Mendatang, kegiatan penyambutan berlangsung di Lapangan Desa Saotengah, Minggu 11 November 2026.
Ketua DPK BKPRMI Tellulimpoe, Ustaz Idrus A.Ma, menegaskan bahwa guru mengaji memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai agama, membentuk akhlak generasi muda, serta membentengi mereka dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.
"Semoga pada tahun mendatang, guru-guru mengaji yang belum mendapatkan insentif dapat menjadi perhatian dan diprioritaskan oleh pemerintah daerah,” harap Idrus
Menurutnya, perhatian terhadap guru mengaji bukan sekadar persoalan kesejahteraan, melainkan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam membina generasi penerus bangsa.
Ia juga menilai, kontribusi guru mengaji sejalan dengan identitas Kabupaten Sinjai sebagai Panrita Kitta, yang merefleksikan tradisi keilmuan dan keagamaan masyarakat.
Giat tersebut dihadiri Anggota DPRD Sinjai dari Fraksi PKB, Saldi, SE,Ketua DPD BKPRMI Sinjai , Ustaz Bahtiar, S.Pd.I, Kapolsek Tellulimpoe, Jalaluddin SH bersama jajaran, perwakilan Danpos Tellulimpoe, Serka Hasanuddin, Kepala KUA Tellulimpoe, Burhanuddin, S.Ag, Kasi Kesra Kecamatan Tellulimpoe, Alimuddin, S.Ag yang mewakili camat, Kepala Desa Saotengah, Makmur Mappi ST , Kepala Desa Samaturue Musliati S.Pd,dan jajaran pengurus BKPRMI beserta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Alimuddin S.Ag mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap peringatan Hari Santri Nasional menjadi sarana memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua DPD BKPRMI Sinjai, Ustaz Bahtiar, S.Pd.I. Ia berharap momentum tersebut semakin memperkuat komitmen BKPRMI dalam membina generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Peringatan Hari Santri Nasional ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi organisasi keagamaan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
BKPRMI berharap aspirasi mengenai insentif guru mengaji dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan pembinaan keagamaan di khususnya di tellulimpoe dan pada umumnya di Kabupaten Sinjai.
M.S. Mattoreang