SINJAI, Tindak.com-Kepala Desa Saotengah, Makmur Mappi, S.T., menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan hadits, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan karnaval dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional di Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai ,Minggu 11 Oktober 2026
Selain itu,Makmur Mappi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, momentum Hari Santri Nasional tidak semestinya dimaknai sebatas kegiatan seremonial, melainkan menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam menanamkan nilai-nilai religius, membangun karakter, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ajaran Islam.
Ia berharap, melalui pembinaan yang berkesinambungan, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, berintegritas, dan berakhlak mulia, sekaligus memiliki kepedulian sosial serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
"Pembentukan karakter sejak dini merupakan fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus yang berkualitas. Dengan penguatan pendidikan keagamaan, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat,” ujarnya.
Makmur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang telah berpartisipasi serta memberikan kepercayaan kepada Desa Saotengah untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia berharap, semangat Hari Santri Nasional dapat terus menginspirasi masyarakat untuk memperkuat pendidikan keagamaan dan membangun generasi yang berkarakter, sehingga mampu menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan khususnya di Kecamatan Tellulimpoe,
M.S. Mattoreang