-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Halaman

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Iklan

Aksi Mayoritas Pemuda Pati Dalam Berantas Korupsi Harus Didukung dan Diapresiasi

Selasa, 01 September 2026, Selasa, September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T03:12:58Z


Sesungguhnya aksi para pemuda yang dipelopori aktivis Pati yang berhasil menggeruduk Gedung DPR RI di Jakarta (27/8/2026) dalam menyuarakan tuntutan keadilan dalam pemberantasan korupsi, patut diapresiasi dan didukung oleh semua lapisan rakyat Indonesia.


Karena mereka benar benar menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia yang selama ini menjadi penonton para pejabat dan wakil rakyat yang duduk enak di kursi jabatan dengan gelimang harta kekayaan yang melimpah. Sementara rakyat hidup susah dalam himpitan ekonomi yang semakin membebani.


Aksi aktivis Pati yang dipelopori Mas Botok dan Ali adalah akumulasi keresahan dan kekecewaan juga rasa muak terhadap DPR RI yang mengatasnamakan wakil rakyat tapi tak merakyat dan jauh dari harapan rakyat. Padahal sebelum menjadi anggota DPR mereka yang sekarang duduk di kursi empuk, mengemis suara dan berjanji akan mensejahterakan rakyat, dan lebih edan nya lagi untuk menjadikan mereka sebagai anggota DPR negara harus menggelontorkan anggaran miliaran rupiah dalam melangsungkan Pemilu Legislatif. Namun hasilnya hanyalah kekecewaan yang mendalam karena tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.


Sesungguhnya rakyat ingin melihat negara ini dipimpin oleh pemimpin yang adil dan memperhatikan suara rakyat, bukan hanya mementingkan kelompok dan golongannya sendiri. Mau mendengar dan memperhatikan, cepat dan tepat dalam mengambil keputusan. Tegas dan berani dalam menegakkan hukum demi bangsa dan negara yang adil dan sejahtera.


Selama ini bumi Pertiwi menangis. Kekayaan alamnya yang melimpah hanya dieksploitasi oleh segelintir orang. Hasil pertambangan dari perut bumi, dari laut, dari hutan, dan dari pajak rakyat sudah menjadikan para pejabat hidup bergelimang harta, namun rakyat hidup susah.


Disatu sisi korupsi semakin merajalela. Hampir disemua lini birokrasi praktek korupsi terus terjadi, bahkan KPK pun yang seharusnya memberantas korupsi ikut terseret arus korupsi. Anehnya pigur pigur pemimpin KPK yang berani dan punya integritas tinggi disingkirkan dan diintimidasi.


Kecewa dengan praktek pemberantasan korupsi yang lemah dan tak bernyali, kini rakyat disuguhi program program dari Presiden Prabowo yang kontroversial seperti MBG dan koperasi merah putih, dimana sudah menyedot anggaran negara yang sangat besar.


Harga harga pun melambung tinggi dengan ditandai anjloknya nilai rupiah terhadap dolar AS. Ini sebetulnya yang harus dijadikan perhatian, bagaimana agar perekonomian berjalan normal dan rakyat adem melihat kondisi negara yang berjalan dengan baik bersih dari praktek korupsi.


Maka tidak aneh jika para Mahasiswa turun ke jalan menuntut perbaikan ekonomi dan penegakkan hukum yang tegas. Mahasiswa yang selama ini sebagai "agen of change" terpanggil hati nuraninya dan memiliki rasa tanggungjawab terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang baik dan benar. Demi rakyat Indonesia bukan demi partai dan golongannya sendiri.


Di medsos keresahan dan kekecewaan atas penyelenggaraan negara ini banyak menuai tanggapan yang kritis dan menghujat, bergolak dan terus menjadi gerakan massa aksi yang turun ke jalan dengan suara lantang.


Pemuda Pati bersama aktivis lainnya dengan cerdas dan berani muak dengan diamnya para wakil rakyat di DPR, padahal para anggota legislatif sudah dibayar dengan gaji dan tunjangan yang besar yang notabene dari pajak rakyat. Maka mereka turun ke jalan dan menggeruduk kantor DPR RI untuk bersuara dan berani membuat undang undang pemberantasan korupsi yang lebih keras. Pengesahan UU Perampasan aset dan hukuman mati bagi para koruptor. Hukuman harus tegas dan keras diterapkan karena praktek korupsi sudah sangat luar biasa dan sangat merusak sendi sendi perekonomian bangsa.


Penulis pun sudah berulang kali menegaskan di kolom editorial, bahwa sudah saatnya negara Indonesia memberlakukan hukuman mati Dengan hukuman mati terhadap koruptor, China bisa melesat jauh lebih maju dari Amerika dan Eropa, karena kekayaan negara tidak rusak dan hilang digasak oleh oknum oknum birokrat keparat.


Dengan dukungan penuh dari rakyat, Presiden Prabowo yang berlatarbelakang TNI baret merah, seharusnya berani melakukan penegakkan hukum yang keras tanpa pandang bulu. Solusi terbaik untuk negeri ini adalah memberlakukan hukuman mati dan merampas aset hasil korupsi**DAD


Komentar

Tampilkan

  • Aksi Mayoritas Pemuda Pati Dalam Berantas Korupsi Harus Didukung dan Diapresiasi
  • 0

Terkini