TINDAK, Kadipaten - Kegiatan kesiswaan tingkat Kecamatan Kadipaten resmi dibuka melalui upacara serentak pada Senin, (13/4/2026), bertempat di SDIT Pesantren Cipansor. Pembukaan ini dihadiri oleh peserta didik dari berbagai sekolah, guru pembimbing, kepala sekolah, serta pengawas bina wilayah Kecamatan Kadipaten.
Kegiatan tersebut mencakup empat agenda utama, yakni Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI). Keempatnya merupakan bagian integral dari upaya pengembangan potensi akademik, non-akademik, serta pembentukan karakter peserta didik secara holistik.
Ketua PGRI Kecamatan Kadipaten, Mohamad Dodi Suprapto, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan kesiswaan tidak semata berorientasi pada capaian juara. Ia menekankan pentingnya proses pembelajaran yang menyertainya.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk menentukan yang terbaik, melainkan ruang strategis untuk mengasah daya pikir, menumbuhkan kejujuran, menjunjung sportivitas, serta membangun keberanian dalam mencoba. Kemenangan dan kekalahan adalah konsekuensi, namun semangat belajar dan ketangguhan mental adalah nilai utama yang harus ditanamkan,” ujarnya.
Secara teknis, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung secara bertahap. OSN dilaksanakan di SDIT Pesantren Cipansor, sementara O2SN akan digelar pada 14 hingga 16 April 2026 di SDN 2 Dirgahayu. Adapun PENTAS PAI dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026, dan FLS3N pada 30 April 2026, keduanya bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Kadipaten.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen seleksi sekaligus pembinaan bagi peserta didik berpotensi. Dengan demikian, siswa yang terjaring di tingkat kecamatan diharapkan mampu bersaing dan membawa nama baik sekolah serta Kecamatan Kadipaten pada ajang tingkat kabupaten.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi refleksi komitmen bersama antara satuan pendidikan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kompetitif, berintegritas, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas generasi muda secara berkelanjutan. Robi D





