-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Iklan

BERITA DUGAAN PUNGLI KEPADA 225 SISWA SISWI DI SMKN 1 CIPATUJAH SUDAH DIHAPUS PAKE JALUR LANGIT

Minggu, 01 Maret 2026, Minggu, Maret 01, 2026 WIB Last Updated 2026-03-01T03:36:21Z


TINDAK, TASIKMALAYA- 
Sebanyak 225 siswa kelas XII diduga menjadi sasaran iuran sekolah sebesar Rp245.000 per orang, dimana nominal yang dipungut tersebut adalah hasil musyawarah antara perwakilan orang tua/wali murid, komite sekolah, dan pihak sekolah.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun, total anggaran kegiatan perpisahan dipilih dari salah satu paket vendor senilai Rp55.000.000. Jika dibagi kepada 225 siswa, maka masing-masing dibebankan Rp245.000.


Adapun rincian yang beredar dikalangan orang tua meliputi:

Iuran bak sampah: Rp50.000

Potongan PIP: Rp120.000

Bangunan parkir: Rp75.000"


 Sejumlah orang tua mempertanyakan mekanisme penetapan nominal tersebut. Mereka menilai, meskipun disebut sebagai hasil musyawarah, praktik ini berpotensi masuk kategori pungutan apabila bersifat wajib, ditentukan nominalnya, serta memiliki tenggat waktu pembayaran.


Karena ciri Pungli Berkedok SumbanganPraktik pungutan liar yang dikemas sebagai sumbangan umumnya memiliki ciri-ciri:

-Nominal ditentukan secara sepihak atau melalui forum terbatas.

-Bersifat wajib atau mengikat seluruh orang tua.Ada batas waktu pembayaran.

-Tidak memberikan ruang penolakan tanpa konsekuensi.


Sedangkan Komite hanya diperbolehkan melakukan penggalangan dana dalam bentuk bantuan atau sumbangan yang bersifat sukarela dan tidak mengikat.


Selain itu, dalam publikasi resmi Ombudsman Republik Indonesia, ditegaskan bahwa sumbangan berbeda dengan pungutan. Sumbangan harus bersifat sukarela dan tidak ditentukan nominalnya secara mengikat. Jika ditetapkan jumlah tertentu dan diwajibkan kepada seluruh orang tua, maka berpotensi melanggar aturan.


Dari berita awal Kepala sekolah susah dihubungi, dan setelah pemberitaan beredar barulah Kepala sekolah bisa komunikasi dengan jurnalis TINDAK


Menurut kepala sekolah SMK NEGERI 1 CIPATUJAH ia membenarkan bahwa adanya sumbangan tersebut namun kami dari pihak Sekolah menolak adanya tuduhan pungli tersebut ungkap kepsek SMKN 1 CIPATUJAH.


Pada hari yang lain ungkap kepala SMKN 1 CIPATUJAH kalau dugaan sumbangan berbau Pungli ini sudah di klarifikasi dan pemberitaannya pun sudah dihapus Pake Jalur Langit.


Sedangkan Kepala KCD XII pak Zay saat di telp oleh wartawan investigasi TINDAK, untuk dipinta tanggapanya tidak bisa dihubungi  **wawan Gunawan




"

Komentar

Tampilkan

  • BERITA DUGAAN PUNGLI KEPADA 225 SISWA SISWI DI SMKN 1 CIPATUJAH SUDAH DIHAPUS PAKE JALUR LANGIT
  • 0

Terkini