-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Calon Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2024

Iklan

Premanisme Negara Amerika Menjadi Ancaman Dunia

Kamis, 08 Januari 2026, Kamis, Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T06:26:03Z

.        Dudi Daudi pengamat sosial politik

Ditengah kekerasan dan kemelut politik politik dan perang yang melanda berbagai negara, seperti yang tengah terjadi di Eropa Timur (Rusia- Ukraina), Aprika (Sudan), Timur Tengah (Yaman, Palestina, Israel, Iran), tambah lagi konplik yang meletup di Asia Tenggara (Thailand- Kamboja), kini memasuki tahun 2026 seperti memasuki suasana yang mencekam dan mengancam belahan dunia, dimana Negara Amerika Serikat telah mempertontonkan gaya Koboy dan premanisme. Pada 3 Januari 2026 pasukan AS menculik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro beserta isteri nya, Cilia Flores, dari kediamannya di Caracas. 


Sebuah adegan barbar yang merengut kedaulatan negara dengan Presiden yang sah, Pasukan elit tentara Amerika Serikat, Delta Force, masuk menerobos penjagaan ketat kediaman Nicolas Maduro dan isterinya, setelah sebelumnya melalui serangan udara yang membombardir titik titik vital ibu kota Venezuela, Caracas.


Tidak ada perlawanan berarti, negara Venezuela hanya dalam hitungan menit bertekuk lutut dan sang Presiden pun diborgol dengan mata tertutup memasuki pesawat Helicopter untuk dibawa ke pusat tahanan Amerika di Brooklyn, New York. Di Amerika Nicolas Maduro akan menghadapi dakwaan di Pengadilan Federal sebagai narkoterorisme. Dimana menurut Presiden Amerika, Donald Trump, Maduro gembong yang menyelundupkan narkotika dan merusak generasi muda Amerika Serikat. 


Adegan yang tak kalah gilanya adalah penangkapan Presiden Panama, Manuel Noriega pada tahun 1989. Manuel Noriega yang membangkang dan anti Amerika itu diciduk dari istana Presiden Panama dan dibawa ke Amerika Serikat untuk diadili oleh Pengadilan Amerika Serikat dengan tuduhan pelanggaran HAM, korupsi, pengedar narkoba, dan pelaku makar atas presiden Panama, Nikolas Ardito Barletta (1985). Juga Noriega dianggap menghembuskan sentimen anti Amerika Serikat.


Penangkapan terhadap pemimpin negara Amerika Latin bukan itu saja, Kemudian Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez pada tahun 2022 ditangkap atas tuduhan korupsi dan perdagangan ilegal narkoba,


Amerika Serikat sebagai negara super power dengan kekuatan ekonomi serta alutsista yang canggih, selama ini berkoar koar sebagai pendekar demokrasi dengan lambang Patung Liberty yang menjulang tinggi, sebagai Dewi kebebasan dunia dan penegak Hak Asasi manusia sejagat, dimana markas besar PBB pun berdiri megah disana. Ironisnya justeru Amerika Serikat pasca perang dunia kedua berubah menjadi negara adi kuasa yang bertindak semena mena terhadap negara negara lain, dan mengklaim sebagai polisi dunia (globo cop). 


Meski dalam film film perang Holywood, pasukan AS digambarkan sebagai pembela keadilan dan pendekar perang yang berjiwa kesatria, pada kenyataannya Amerika Serikat telah membawa petaka dan pemicu konplik pada kawasan internasional, namun arogansi AS tak berdaya saat menghadapi pasukan Vietkong dalam perang Vietnam.


Kemudian Konplik Arab - Israel tak lepas dari campur tangan Amerika yang mendukung penjajah Israel di Palestina. 


Arogansi Amerika Serikat sangat kentara jika dipimpin oleh Presiden dari Partai Republik. Partai "kaum Hawkish" yang berhaluan keras dan suka perang. Lain dengan pesaingnya dari Partai Demokrat yang moderat dan dinilai mampu menciptakan kondusifitas dunia. 


Dibawah Presiden George Bush dari Partai Republik, dua Presiden di kawasan Timur Tengah, dihancurkan. Presiden Libya Muammar Khadafi pada 20 Oktober 2011 diburu oleh pasukan AS dan NATO, Khadafi tewas oleh pemberontak yang didukung AS. di kota kelahirannya Sirte. Sementara Presiden Sadam Husein ditangkap dari persembunyiannya di Tikrit oleh pasukan AS pada 13 Desember 2003, setelah sebelumnya melakukan perlawanan bersenjata dalam oerang teluk, dimana saat itu AS dipimpin oleh Presiden George Bush dari Partai Republik. Dengan keji Sadam Husein dituduh sebagai dalang terorisme dunia dan memiliki senjata pemusnah massal. Padahal tidak terbukti. Maka Presiden Sadam Husein dijatuhi hukuman oleh pengadilan rekayasa Amerika di Baghdad dengan hukuman mati, Saddam Hussein pun dieksekusi ditiang gantungan pada 30 Desember 2006 atas tuduhan kejahatan kemanusiaan.


Tidak luput dari intervensi AS, negeri Iran yang kuat dengan tradisi Islam terus dirongrong untuk digulingkan, dimana intelijen AS di negeri mulloh itu bersekutu dengan oposisi dari sisa sisa diktator Shah Reza Pahlevi yang digulingkan dalam revolusi Islam Iran pada tahun 1979. Dengan sekutu setianya zionis Israel, AS terus berupaya untuk menjatuhkan pemimpin Iran, Ali Khameini.


Seperti terhadap negara negara lainnya, AS selalu menuduh dengan tuduhan yang tidak terbukti dan mengadu domba antara penguasa negara dan kaum oposisi. Ujung ujungnya ingin menguasai sumber daya alam dan hegemoni ekonomi dalam penguasaan barat (AS).


Iran pun yang selama ini harus tunduk pada kemauan AS, setelah perang urat saraf dalam perang diplomatik, instalasi nuklir Iran digempur oleh Israel. Belum puas dengan serangan Israel, sekutu setia AS di Timteng, AS menggempur Pangkalan reaktor Nuklir Iran di Nathan, namun tak berhasil menghancurkan pengayaan uranium nuklir Iran.


Terlepas dari segala intervensi AS di negara negara yang tidak patuh terhadap AS. Penculikan Nicolas Maduro menuai kecaman dunia internasional karena telah melanggar hukum internasional, piagam PBB dan hak hak asasi manusia. PBB pun ikut dikecam oleh berbagai negara karena sangat lemah dihadapan AS yang memiliki hak veto di Dewan Keamanan PBB.


Langkah AS selama ini terasa sangat mengancam dan menakutkan, sehingga bisa merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dikawasan dunia yang aman. Para pemimpin dunia yang dinilai tidak sejalan dengan haluan politik AS yang hipokrit, harus siap siap dan waspada atas agresi AS. Dimulai dari sangsi ekonomi, permainan kurs dollar, dan agresi militer***Dudi Daudi 


Komentar

Tampilkan

  • Premanisme Negara Amerika Menjadi Ancaman Dunia
  • 0

Terkini