SINJAI, Tindak.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Selasa 13 Oktober 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Avian Influenza (AI) tipe A atau virus flu burung yang dapat mengancam kesehatan unggas dan keberlangsungan usaha peternakan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala DPKH Kabupaten Sinjai, Syamsul Alam, S.Pt., M.Si., Camat Tellulimpoe, Adityawarman Atma Poetra, S.STP., M.Adm., Kepala Desa Samaturue, Musliati, S.Pd.,Kepala Dusun Balangpesoang Rilau, Muh. Basir,serta sejumlah petugas kesehatan hewan (keswan).
Penyemprotan disinfektan merupakan salah satu langkah biosekuriti untuk membantu menekan risiko penularan penyakit melalui pengendalian agen penyebab penyakit di lingkungan yang menjadi sasaran.
Upaya ini juga bertujuan meningkatkan perlindungan terhadap ternak sekaligus meminimalkan potensi kerugian ekonomi yang dapat dialami peternak.
Keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan petugas kesehatan hewan menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memperkuat pencegahan serta pengendalian penyakit hewan di wilayah pedesaan.
Selain penyemprotan disinfektan, penerapan biosekuriti secara konsisten juga diperlukan, antara lain dengan menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas orang dan hewan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan unggas yang menunjukkan gejala sakit atau mengalami kematian mendadak.
Kepala Desa Samaturue Musliati S.Pd, mengatakan dengan ada koordinasi yang baik antara lintas pemerintah daerah,kecamatan,Desa dan dusun serta masyarakat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan di Desa Samaturue dapat berjalan optimal
sehingga kesehatan ternak tetap terjaga dan keberlangsungan usaha peternakan masyarakat dapat terlindungi.
Selaku pemerintah mewakili masyarakat Mengucapkan terima kasih kepada semua pihak,sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik ujarnya .
Sementara itu sejumlah masyarakat Samaturue berharap agar Dinas peternakan dan kesehatan hewan (DPKH) dapat memberikan edukasi kepada peternak agar kewaspadaan terhadap ancaman penyakit, khususnya flu burung, dapat di antisipasi
M.S.Mattoreang