SINJAI, Tindak.Com - Jemaah Gerakan Mujahid Subuh (GMS) dari dua desa, yakni Desa Samaturue dan Desa Massaile, kembali menggelar Shalat subuh secara berjamaah dan tauziah di Masjid Miftahul Khair, Dusun Balangpesoang Rilau, Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong dan memotivasi umat Islam agar senantiasa berjihad di jalan Allah SWT dalam makna yang luas, yakni dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
GMS merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah masjid di wilayah Tellulimpoe. Khusus untuk Desa Samaturue dan Desa Massaile, kegiatan ini memiliki jadwal tersendiri yang juga dilaksanakan secara bergantian.
Selain sebagai bentuk pelaksanaan ibadah salat subuh berjamaah, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan antarwarga dari kedua desa.
Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin, S.H., mantan Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, menyampaikan nasihat singkat kepada para jamaah. Ia juga menginformasikan bahwa majelis berikutnya akan dilaksanakan pada Rabu mendatang di Lappajene, Desa Massaile.
"Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran agar semangat kebersamaan dan keistiqamahan dalam beribadah tetap terjaga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Acara dipandu oleh Ustaz Dahlan selaku moderator yang juga merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Samaturue.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Kamaruddin, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Ia menekankan bahwa manusia tidak mengetahui batas usia yang dimilikinya, sehingga setiap waktu hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh.
"Manusia tidak pernah mengetahui berapa lama lagi usia yang tersisa. Karena itu, mari kita manfaatkan waktu dengan memperbanyak amal kebaikan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar setiap individu tidak merasa paling mulia dibandingkan orang lain, melainkan senantiasa berbenah diri dan berbuat baik dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan pujian.
"Sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan, insya Allah akan membawa keberkahan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Imam Desa Samaturue, ustadz Rahimullah, S.Pd., Mantan Imam Desa Kalobba Ustadz Mustafa Kepala Dusun balangpesoang Rilau ,Muh.Basir , Pendamping Desa samature Musliati S.Pd.serta sejumlah tokoh agama dan tokoh wanita dari Desa Samaturue dan Desa Massaile.
Di harapkan Melalui kegiatan GMS, nilai-nilai jihad fisabilillah diwujudkan dalam bentuk ibadah, dakwah, dan penguatan persaudaraan sesama umat Islam. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat yang lebih baik.
M.S.Mattoreang